Semalam Di Kampung Adat Cireundeu

Mimin dapat undangan nih buat ikut kegiatan GenPI Jabar dan Disbudarpora Cimahi dalam acara Focus Group Disscution (FGD) Pengembangan Pasar Digital di Kampung Adat Cireundeu  Cimahi Selatan, Cimahi , Jawabarat.

Kegiatan ini dilakukan hari selasa Tanggal 26-27 Maret 2019, jadi weekday rasa weekend guys.

Kagiatan ini juga di buka oleh Wali Kota Cimahi, Bapak Ir. H. Ajay Muhammad Priatna, M.M

IMG_2418.JPG

Kepala Disbudparpora Cimahi, Walikota Cimahi, Kabid Disparpora 2019

Sebelumnya mimin cuma tau nama Cireundeu ajah dan belum pernah ke Kampung Adat Cireundeu, pasti warga cimahi asli juga seperti itu kan ? Tau daerah Cireundeu tapi belum pernah dateng langsung… pokok nya kalo ke cimahi enggak maen ke cireundeu belum ke cimahi namanya.

Sejarah Singkat Cireundeu

IMG_2355.JPG

Ciri Warga Kampung Adat Cireundeu ialah Warganya yang memakan olahan singkong sebagai makanan pokok pengganti Nasi. Warga Cireundeu menyebutnya RASI. Mereka sudah bertahan selama 101 Tahun. Awalmulanya para penjajah belanja saat itu menjajah negeri ini dengan membuat rakyat Indonesia kelaparan, kalo sudah lapar untuk melawan penjajahpun tidak ada tenaga,  makanya menjadi pilihan saat itu bagi rakyat Indonesia .. di jajah dengan kelaparan atau bergabung dengan sekutu belanda. Pada tahun 1918, Warga Cireundeu kala itu memikirkan cara bagaimana supaya tetap bertahan meski tidak memakan nasi. Membutuhkan waktu 6 tahun untuk warga cireundeu merubah kebiasaannya dari memakan nasi menjadi memakan Singkong.

Kita coba cari di mbah google ya sedikit asal mula nama cireundeu :

Cireundeu berasal dari nama “pohon reundeu”, karena sebelumnya di kampung ini banyak sekali populasi pohon reundeu. pohon reundeu itu sendiri ialah pohon untuk bahan obat herbal.  Maka dari itu kampung ini di sebut Kampung Cireundeu. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan. Terdiri dari 50 kepala keluarga atau 800 jiwa, yang sebagia besar bermata pencaharian bertani ketela. Kampung Adat Cireundeu sendiri memiliki luas 64 ha terdiri dari 60 ha untuk pertanian dan 4 ha untuk pemukiman.

Sebagian besar penduduknya memeluk dan memegang teguh kepercayaan  Sunda Wiwitan hingga saat ini. Selalu konsisten dalam menjalankan ajaran kepercayaan serta terus melestarikan budaya dan adat istiadat yang telah turun-temurun dari nenek moyang mereka. Maka pemerintah menetapkan Kampung Adat Cireundeu sebagai kampung adat yang sejajar dengan Kampung Naga (Tasikmalaya), Kaepuhan Cipta Gelar (Banten, Kidul, Sukabumi), Kampung Dukuh (Garut), Kampung Urug (Bogor), Kampung Mahmud (Bandung), dan kampung adat lainnya.

Masyarakat adat Cireundeu sangat memegang teguh kepercayaannya, kebudayaan serta adat istiadat mereka. Mereka memiliki prinsip “Ngindung Ka Waktu, Mibapa Ka Jaman” arti kata dari “Ngindung Ka Waktu” ialah kita sebagai warga kampung adat memiliki cara, ciri dan keyakinan masing-masing. Sedangkan “Mibapa Ka Jaman” memiliki arti masyarakat Kampung Adat Cireundeu tidak melawan akan perubahan zaman akan tetapi mengikutinya seperti adanya teknologi, televisi, alat komunikasi berupa hand phone, dan penerangan. Masyarakat ini punya konsep kampung adat yang selalu diingat sejak zaman dulu, yaitu suatu daerah itu terbagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  1. Leuweung Larangan (hutan terlarang) yaitu hutan yang tidak boleh ditebang pepohonannya karena bertujuan sebagai penyimpanan air untuk masyarakat adat Cireundeu khususnya.
  2. Leuweung Tutupan (hutan reboisasi) yaitu hutan yang digunakan untuk reboisasi, hutan tersebut dapat dipergunakan pepohonannya namun masyarakat harus menanam kembali dengan pohon yang baru. Luasnya mencapai 2 hingga 3 hektar
  3. Leuweung Baladahan (hutan pertanian) yaitu hutan yang dapat digunakan untuk berkebun masyarakat adat Cireundeu. Biasanya ditanami oleh jagung, kacang tanah, singkon atau ketela, dan umbi-umbian.

Sumber: http://www.kampungadatcireundeu.wordpress.com

Selain wisatawan nusantara ada juga wisatawan mancanegara yang ingin belajar bahkan melakukan penelitian di Kampung Adat Cireundeu ini. Di Kp Adat Cireundeu juga menawarkan beberapa paket wisata.

Bisa d cek di youtube infociranjang / genpicianjur ya untuk rangkuman kegiatannya.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s